banner ads
banner ads
Renungan Harian "The Light" Random Post
Masih Proses, Mohon Sabar Ya :GBU
Sponsored By :The Light Team

Kamis, 12 April 2012

MEMBERI DENGAN TULUS HATI

Kamis, 12 April 2012
Matius 6:1-4

Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu
(Matius 6:3)


Musim hujan sudah berlangsung selama dua bulan sehingga di mana-mana pepohonan tampak menjadi hijau. Seekor ulat menyeruak di antara daun-daun hijau yang bergoyang-goyang diterpa angin.
"Apa kabar daun hijau!!!" katanya. Tersentak daun hijau menoleh ke arah suara yang datang. "Oo, kamu ulat. Badanmu kelihatan kecil dan kurus, mengapa?" tanya daun hijau. "Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku. Bisakah engkau membantuku sobat?" kata ulat kecil. "Tentu ... tentu ... mendekatlah ke mari." Daun hijau berpikir, jika aku memberikan sedikit dari tubuhku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau, hanya saja aku akan kelihatan belobang-lobang, tapi tak apalah. Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau. Setelah makan dengan kenyang, ulat berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan bagian tubuhnya menjadi makanan si ulat. Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih itu, ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekalipun tubuhnya kini berlobang di sana sini, namun ia bahagia bisa melakukan bagi ulat kecil yang lapar.
Sebagian orang mempunyai suatu konsep dan motifasi yang salah tentang memberi. Ada yang berpikir kalau kita memberi maka kita akan kekurangan dan orang yang akan menerimanya akan berkelimpahan. Hal ini terjadi karena orang tersebut memiliki motifasi yang salah dalam memberi. “Kalau saya kasih, saya akan dapat apa?” Orang yang memberi dengan motifasi yang salah akan merasa kehilangan, sehingga menjadi beban bagi dia dalam setiap hari dan tidak mersakan ketenangan karena terus-menerus memikirkan pemberiannya itu. Memberi itu indah jika di dasari dengan ketulusan hati.  Tuhan ingin agar kita memberi dan melakukan semua kewajiban kita dengan motivasi yang benar, yaitu dengan ketulusan hati, agar kita tidak merasa kehilangan dan tetap sukacita ketika kita memberikan sesuatu kepada orang lain atau pu kepada Tuhan. Ketika kita memberi dengan tulus, pemberian itu akan menjadi sangat berarti. (Fren)
JANGAN BERFOKUS PADA APA YANG HILANG, TETAPI
BERFOKUSLAH PADA APA YANG MASIH ANDA MILIKI.




Kekasih Tuhan !!!
Anda diberkati dengan RENUNGAN kami ?
Bagikan ke teman-teman Anda biar jadi berkat. GBU

0 komentar:

Posting Komentar

Tutorial Blog