Matius 4:1-11
“..Setelah berpuasa empat puluh hari empat puluh malam, akhinya laparlah Yesus. Kemudian datanglah si pencoba ….”
( Matius 4:2,3 )

Tuhan Yesus mengalami tawaran yang berasal dari Iblis. Iblis memakai kesempatan pada saat Yesus lapar setelah berpuasa untuk mengajukan tawarannya.
Iblis mengira jika Yesus lapar maka Ia akan melakukan tindakan yang Iblis harapkan, yang dapat dimanfaatkan Iblis sebagai "pintu" penaklukan Iblis terhadap diri Yesus. Oleh karena itu, Iblis melancarkan tiga kali penawaran yang dibalut tampilan menyenangkan.
Pertama, penawaran kebutuhan jasmani yang masuk melalui kebutuhan hidup Yesus.
Kedua, penawaran untuk demonstrasi kekuasaan Yesus kepada dunia.
Ketiga, penawaran peralihan kepemilikan dunia dari Iblis kepada Yesus.
Ketiga penawaran Iblis itu dipatahkan Yesus dengan mengutip firman Tuhan yang dilandasi atas kebergantungan mutlak kepada Bapa-Nya. Jawaban Yesus kepada tiga penawaran Iblis itu memiliki tingkatan yang berbeda yaitu ayat 4 mengutip firman Tuhan; ayat 7 mengutip firman Tuhan sekaligus dengan tegas menyatakan identitas diri-Nya; ayat 10 dengan firman Tuhan menghardik Iblis dengan keras untuk menjauh dari-Nya!
Saudaraku, Setiap hari kita anak-anak Tuhan selalu diperhadapkan berbagai tawaran yang terlihat menarik, tetapi ternyata menyesatkan. Tawaran seperti ini sulit ditanggulangi jika kita mengandalkan kekuatan diri sendiri dan melupakan Tuhan yang sanggup memberikan jalan keluar (I Korintus 10:13). Biasanya tawaran ini diselubungi atau pun disamarkan dalam bentuk yang indah, gaya hidup bebas, kesempatan yang menarik, kebutuhan hidup, kegiatan rohani, dll.
0 komentar:
Posting Komentar