banner ads
banner ads
Renungan Harian "The Light" Random Post
Masih Proses, Mohon Sabar Ya :GBU
Sponsored By :The Light Team

Kamis, 29 November 2012

SETIA HINGGA AKHIR

Kamis, 29 November 2012
2 Timotius 4:1-8

"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman."
  ( 2 Timotius 4:7 )


Banyak orang yang mudah sekali tersentuh dan terharu setiap kali berbicara tentang kesetiaan. Akan tetapi tidak banyak orang yang benar-benar bisa memiliki kesetiaan hingga akhir hidupnya. Jalan panjang yang penuh liku seringkali membuat kita sulit untuk setia. Rasanya tidak terlalu sulit bagi kita untuk setia jika segalanya berjalan dengan baik. Ketika hubungannya dengan keluarga baik, para rekan kerja juga ramah dan baik pada kita, bos di kantor mempercayai kita dan tubuh kita sehat, kita bisa setia. Tapi bagaimana jika badai kehidupan datang, saat karier kita mengalami kegagalan, istri atau suami meninggalkan kita, anak-anak mulai tidak mau patuh, semua teman menjauh, penyakit yang parah menggerogoti tubuh kita, dan penderitaan itu berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, seakan tidak ada habisnya. Adakah kita mulai tidak setia dan mencari pertolongan dari yang lain, di luar Tuhan?
Allah mengukur kesetiaan kita bukan dari satu peristiwa saja, tapi dari seluruh peristiwa yang kita alami sepanjang hidup kita, karena kesetiaan yang dikehendaki oleh Allah adalah kesetiaan yang kontinyu, yang bisa kita buktikan terus-menerus dalam hidup kita hingga akhir. DIA menginginkan kita setia baik dalam suka maupun duka, baik saat kehidupan kita terasa lancar maupun sukar. DIA ingin kita setia baik pada saat kesetiaan itu bisa dilihat orang lain maupun sama sekali tidak nampak oleh seorang pun selain Allah sendiri. Dalam segala keadaan dan setiap waktu, Allah ingin kita setia.
Tidak semua sisi kehidupan pelayanan yang kita lakukan bisa dilihat orang lain dan tidak semua pelayanan yang kita hadapi berupa hal yang menyenangkan. Kita bisa saja menipu mata manusia dengan menampakkan diri kita setia dalam melayani di muka umum sedangkan di lain pihak kita sama sekali tidak setia dalam pelayanan yang ‘di balik layar’. Tapi kita tidak bisa menipu Tuhan. DIA tahu benar apa yang kita lakukan. Allah tahu siapa yang sungguh setia kepada-Nya dan siapa yang tidak. Alangkah indahnya jika selalu setia dalam segala keadaan sehingga pada saat kita menghadap-NYA DIA memanggil dan menyebut kita “engkau hamba-KU yang setia “. (sog:jacko)





Kekasih Tuhan !!!
Anda diberkati dengan RENUNGAN kami ?
Bagikan ke teman-teman Anda biar jadi berkat. GBU

0 komentar:

Posting Komentar

Tutorial Blog